KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Tak Tahan Menahan Hasrat Saat Suami Kerja, Istri Ajak Pria Lain Ngamar di Rumahnya


Seorang istri yang selingkuh saat suami bekerja mencari nafkah, 100 kali lipat cambuk. Ibu muda selingkuh tersebut berinisial SM (36), warga satu desa di Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Berdasarkan putusan Mahkamah Syariyah, ia dan selingkuhannya, AD (33), dinyatakan menyatakan dan melanggar Pasal 37 ayat (1) Qanun Aceh Nomot 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

SM menjalani dua kali lipat cambuk. Pertama pada Selasa 27 Oktober 2020, dan yang kedua pada 24 November 2020.

Kasus perselingkuhan itu terbongkar saat warga Desa Sukajadi Makmur, Kecamatan Langsa Baro, menggrebek SM yang ketahuan "memasok" laki-laki lain berinisial AD ke rumah adat.

Waktu itu, Senin (6/7/2020) pukul 14.00 WIB, suami SM tidak berada di rumah sakit karena sedang bekerja mencari nafkah

Berdasarkan keterangan pejabat Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, siang itu perangkat desa dan masyarakat mengintai rumah wanita tersebut.

Tak lama kemudian, datang dan masuk lelaki berinisial AD ke rumah itu.

Setelah 5 menit selingkuhan wanita tersebut masuk ke rumah SM, warga beserta perangkat desa langsung melakukan penggrebekan.

Saat itu, SM dan AD mengaku belum sempat melakukan hubungan.

Tapi mereka mengaku pernah melakukan hubungan intim dalam satu bulan terakhir.

Perbuatan terlarang itu mereka lakukan saat suami SM pergi kerja.

Lalu, perangkat desa dan warga menggiring kedua pelaku ini ke Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, dan kemudian diteruskan ke Polres Langsa untuk proses hukum.

Setelah ada putusan Mahkamah Syariyah, SM dan AD diputuskan menjalani kehidupan masing-masing 100 kali cambuk.

Prosesi ukubat cambuk terhadap mereka berdua dilakukan pada 27 Oktober 2020.

Namun, pada saat itu SM hanya mampu bertahan hingga 40 cambukan.

Setelah itu, ibu muda pingsan.

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar