KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Waduh..!! Menag Sunat Dana BOS Madrasah Rp 100 Ribu Per Siswa


Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat meradang lantaran Kementerian Agama memotong dana Bantuan Operasional Sekolah untuk madrasah-madrasah di bawah naungan Kemenag.

Sejumlah anggota Komisi Agama mengaku mendapat keluhan dari banyak pengelola madrasah swasta yang menyatakan bahwa dana BOS dipotong sebesar Rp 100 ribu per siswa.

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menyecar laporan pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekolah madrasah di bawah naungan Kementerian Agama sebesar Rp100 ribu per siswa selama pandemi Covid-19.

Hal itu Ia temukan berdasarkan banyaknya laporan dan protes dari masyarakat kepada Komisi VIII DPR.

Ia pun menilai Kemenag telah berbohong dan ingkar janji.

Yandri menegaskan bahwa Komisi VIII sendiri tak pernah tahu dan menyetujui dana BOS madrasah di potong oleh Kemenag.

"Sudah janji kepada kami, janji aja dibohongin, gimana yang lain. Kami enggak pernah setujui itu pemotongan," kata Yandri dalam rapat kerja Komisi VIII dan Kementerian Agama, Selasa, 8 September 2020.

Saking geramnya, Yandri menilai pihak yang menyunat anggaran BOS madrasah Rp2 triliun itu tidak mempunyai otak dan tak ada rasa peduli kepada orang miskin.

"Ini jadi seolah-olah Komisi VIII menyetujui pemotongan BOS per siswa. Gara-gara Rp2 triliun dipotong saya kira gak punya otak. Gak punya rasa kepedulian terhadap orang miskin," kata dia seperti dilansir dari CNNIndonesia.

Yandri mengatakan pemotongan dana BOS ini membuat madrasah-madrasah swasta merasa seperti dianaktirikan.

Sumber Artikel : swarakyat.com/2020/09/menag-sunat-dana-bos-madrasah-rp-100.html


 

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar