KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Lima Bapak-Bapak Perkosa Seorang Janda Bergilir Hingga Tewas


 Aksi bejat dan sadis dilakukan oleh lima pria asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). Kelimanya yakni Panhar (43), Mirzal Hadi (31), Fikriadi (23), Ahmad Fensi dan Bambang tega memperkosa janda muda berinisial AM hingga tewas.


Sadisnya, usai diperkosa jenazah perempuan berusia 26 tahun itu ditinggalkan dipingir sungai Betung Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Sumsel.


Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono mengatakan, korban merupakan warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Pajar Bulan, Lahat.


“Kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu terungkap saat timnya menerima laporan dari warga adanya penemuan mayat perempuan di tepi sungai Betung,” kata Achmad Gusti, Sabtu (26/9/2020).


Achmad menambahkan, berbekal laporan itu, tim langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Lahat untuk divisum.


“Hasil visum akhirnya diketahui jika jenazah perempuan itu merupakan korban pembunuhan dan tim langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Gusti.


Usai melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi, polisi akhirnya mendapatkan identitas pelaku. Hasilnya, tiga pelaku yakni Panhar, Mirzal Hadi dan Fikriadi ditangkap tim gabungan Sat Reskrim dan Polsek Pajar Bulan, Polres Lahat.


Dari hasil pemeriksaan pelaku, korban meninggal dunia karena setelah melakukan pemerkosaan kelima pelaku berusaha memindahkan korban ke atas batu.


“Saat diangkat, tiba-tiba korban terlepas dari genggaman hingga terjatuh dan kepala korban terbentur batu,” kata dia.


“Hingga saat ini, kami masih memburu dua pelaku yang kabur,” kata dia.


Tanhar, salah satu pelaku pemerkosaan tersebut mengaku tergiur dengan kemolekan tubuh hingga melakukan akhirnya melakukan Pemerkosaan.


“Korban kami lihat terbaring dan kami lihat celana dalam sudah melorot hingga ke kaki.  Terus kami perkosa secara bergantian, “ujar pelaku Tanhar,  yang mengaku mendapat urutan pertama melakukan pemerkosaan disusul Bambang,  kemudian Ahmad Epensi,  Mirzal dan Fikriadi.  


“Kami tidak tahu kenapa korban berada ditepi sungai tersebut.  Khilaf aja pak melihat korban sudah berada di tepi sungai dalam keadaan terbaring, “tambah Panhar.  


Sementara itu, korban diketahui berada di Sungai Betung itu setelah berapa hari korban meninggalkan rumah. Menurut keluarga, korban diduga depresi lantaran ditinggal atau berpisah dari suami.

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar