KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Innalilahi Semakin Marak, Ketua Masjid Dibacok Saat Shalat Magrib hingga Meninggal Dunia


 

Muhammad Arif (61), korban pembacokan yang juga Ketua Masjid Nurul Iman yang ada di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan mengembuskan nafas terakhir, setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di RSMH Palembang.

Abu Nawas, warga Kelurahan Tanjung Rancing yang juga merupakan jemaah masjid tersebut mengatakan, almarhum wafat pada pukul 04.30 WIB tadi subuh, dan akan dimakamkan di Desa Tanjung Laut, Kecamatan Tanjung Lubuk yang merupakan dusun almarhum.

“Saat ini saya sedang berada di dusun almarhum dan tengah disiapkan pemakaman keluarga,” ujar Abu Nawas saat dihubungi via ponsel Sumselupdate.com.

Senada dengan Sudrono Asnawi warga Kelurahan Tanjung Rancing, yang juga rekan almarhum saat dibincangi mengatakan, dirinya bersama pelayat yang lain tengah menunggu kedatangan jenazah almarhum dari Palembang.

“Karena saat ini tengah pandemi covid 19, maka pemakaman tetap akan mengikuti protokol Covid-19,” terang Sudrono, yang juga mantan anggota DPRD OKI ini.

Menurut Sudrono, semasa hidup almarhum orangnya sangat baik dan beliau aktif dalam kegiatan di masjid.

Apalagi almarhum juga merupakan guru mengaji. Oleh sebab itu, tak heran jika para pelayat banyak berdatangan.

Almarhum merupakan pensiunan PNS dan pernah menjabat sebagai Kepala SMK di Jejawi. Dan almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nurhasana dan tiga orang anak.

“Meninggalnya almarhum mengejutkan semua orang. Sebab sebelumnya almarhum sudah menjalani pengobatan di RSUD Kayuagung dan langsung di rujuk di RSMH Palembang. Banyak masyarakat yang berduka atas meninggalnya Ketua Masjid Nurul Iman ini. Kita doakan semoga almarhum khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan. Amiin,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Lingkungan III, RT 07, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, OKI, Provinsi Sumatera Selatan, mendadak heboh.

Pemicunya adalah Ketua Masjid Nurul Iman di lokasi tersebut dibacok bendahara masjid saat menunaikan shalat Magrib, Jumat (11/9/2020), sekitar pukul 18.15 WIB.

Belakangan diketahui korban pembacokan itu bernama Muhammad Arif, SPd, MM (61), warga setempat. Pensiunan PNS ini mengalami dua luka bacok menganga di bagian leher atas sebelah kiri.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Kayuagung. Namun luka yang dialami korban cukup parah, selanjutnya dirujuk ke RSMH Palembang.

Sementara tersangka Meyudin (49), warga di lokasi yang sama dengan korban saat ini sudah diamankan Petugas Kepolisian setempat.

Kapolres OKI melalui Kasubag Humas Polres OKI, AKP Iriansyah kepada Sumselupdate.com, Sabtu (11/9/2020), mengatakan, peristiwa pembacokan ini dipicu tersangka selaku bendahara dan Ketua Perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tersingung dan tidak senang kunci kotak amal diminta oleh korban yang merupakan ketua masjid.

Korban sendiri meminta kunci kotak amal kepada pelaku saat selesai shalat Jumat siang kemarin.

Nah, ketersinggungan pelaku rupanya menimbulkan dendam. Sore harinya, saat korban tengah menunaikan shalat Magrib secara berjamaah, pelaku dengan beringas membacok korban sebanyak dua kali dengan parang panjang hingga ketua masjid ini terkapar mandi darah.

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar