KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Begal Payudara Yang Unik, Usai Mencet Dia Minta Maaf Dan Batal Dilaporkan Kepolisi




Seorang pria terekam CCTV membegal payudara wanita di tengah jalan saat perempuan itu sedang mengendarai sepeda di Pati, Jawa Tengah.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolsek Pati Iptu Sahlan dan terjadi di depan Masjid Nurul Iman, Desa Panjunan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.  

"Kejadiannya itu kurang lebih semingguan ini," ungkap Sahlan kepada wartawan, Sabtu, (12/9).  

Aksi pelaku terekam kamera CCTV milik warga yang terpasang di sepanjang jalan setempat pada Selasa (01/9) sekitar pukul 09.32 WIB.  

Video CCTV atas peristiwa itu pun viral di berbagai media sosial. 

Dalam rekaman CCTV itu, pelaku awal mulanya tampak melaju menaiki sepeda motor matic berwarna merah. Kemudian, seorang perempuan yang menaiki sepeda dengan memakai kaus putih dan berkerudung kuning melaju dari arah yang berlawanan.  

Tampak jelas motor yang digunakan pelaku bernomor polisi K 4339 EU berbalik arah mengejar korban. Pelaku terlihat menyodorkan tangan kirinya dan menyentuh payudara korban.

Sahlan menuturkan, pihak kepolisian tidak bisa berbuat apa-apa atas peristiwa pelecehan tersebut meski terjadi di wilayah hukumnya. Sebab, korban begal tidak melapor ke kepolisian.

Menurut Sahlan, pelaku mengaku sudah mengakui kesalahan dengan mendatangi rumah korban pada malam harinya pasca-peristiwa terjadi. 

"Saya sendiri mau melangkah, kalau legal standingnya tidak ada, artinya si pelapor, kalau tidak ada kan saya tidak punya panjatan," kata Sahlan. 

Menurut Sahlan, viral bukti CCTV yang beredar di media sosial tidak bisa menjadi pijakan untuk membekuk pelaku agar mendapat proses hukum.  

"Kalau kita bicara soal penyidikan, sesuai aturan perkab, itu kan harus ada legal standingnya. Artinya perlu ada pelapornya," jelasnya. 

Lebih lanjut, Sahlan menjelaskan, apabila korban melaporkan aksi pelecehan seksual tersebut, maka akan segera ditindaklanjuti pihak kepolisian. 

"Kita, kan pelayan masyarakat, ketika masyarakat meminta untuk diberikan pelayanan, dalam hal ini berkaitan dengan peristiwa kejahatan, baru kita bisa melangkah," pungkasnya.

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar