KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Non-Stop 'Nyabu' Lantas Mau 'ML', Pasangan di Banda Aceh Keburu Ditangkap Polisi



Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh kembali meringkus pasangan pengguna narkotika jenis sabu dalam sebuah rumah di kawasan Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh yang disewakan oleh tersangka.


Kedua pelaku tersebut berinisial ELG (34) dan MA (39) warga Banda Aceh tak melakukan perlawanan saat diringkus.

"Ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,15 gram, alat kontrasepsi, tisu magic, botol mineral sebagai alat hisap dan pemantik api," kata Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang, Senin (9/3/2020).


Dia menyebutkan, saat dilakukan penangkapan, pasangan ini baru saja mengkonsumsi sabu.

"Mereka diringkus Polisi karena mengkonsumsi sabu, kemudian berencana melakukan hubungan badan (layaknya suami isteri)," ujar Kasat Resnarkoba.

Saat dilakukan penggeledahan di TKP, Polisi menemukan sabu 0,15 gram yang terbungkus dalam sebuah plastik bening, sejumlah alat kontrasepsi, botol mineral dan pemantik api di bawah ranjang tidur dalam kamar tersangka MA.



Setelah dilakukan interogasi oleh petugas, ELG mengaku membeli sabu pada SE hari Sabtu (7/3/2020) di kawasan Darussalam, Aceh Besar senilai Rp 200 ribu, lanjutnya.

"Tersangka MA pada saat ditangkap, ikut serta menghisap sebagian dari barang bukti narkotika jenis sabu yang ditemukan petugas, rencananya kedua tersangka akan melakukan hubungan badan layaknya suami isteri di dalam rumah tersebut, namun hal itu belum terjadi karena telah tertangkap," tambah Boby.



Kasat Resnarkoba mengatakan, kedua pelaku berstatus pacaran, ELG seorang duda dan MA berstatus janda.

Keduanya sudah dinaikkan sebagai tersangka, beserta dengan barang bukti saat ini berada di Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

ELG dan MA dikenakan Pasal 112 ayat jo Pasal114 ayat (1), UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BAGIKAN SEGERA WhatsApp