KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Video Pengerebekan Suami Jual Istri dengan Layanan Foursome di Hotel Beredar

Video viral polwan berkrudung grebek suami jual               istri lawan 3 pria di kamar hotel


Beredar viral video detik-detik polisi menggerebek suami jual istri lawan 3 pria di sebuah kamar hotel di Tuban, Jawa Timur (Jatim).
Seorang polisi wanita (polwan) berkerudung ikut menggerebek suami jual istri tersebut.
Polisi menemukan empat orang dalam satu kamar hotel, termasuk seorang istri yang dijual suaminya itu.
Mereka tepergok beradegan layaknya dalam video Vina Garut yang viral beberapa waktu lalu.
Video detik-detik penggerebekan polisi Tuban itu beredar viral setelah ditayangkan sebuah stasiun televisi nasional.
Seorang warga Kabupaten Karanganyar, Ardian Elga Mardhini alias AEM (28) menjual istrinya kepada pria hidung belang.
Ia ditangkap pihak kepolisian ketika tengah menjalankan aksinya.
Pelaku menjual istrinya kepada 3 lelaki di Kabupaten Tuban, Jumat (20/3/2020).
Aksinya dilakukan di sebuah hotel yang ada di kawasan tersebut.
Saat penangkapan, terlihat ada 4 orang dalam kamar hotel.
Mereka tidak mengenakan pakaian ketika digerebek polisi.
Dua orang nampak berada di atas ranjang dan sedang tertidur.
Sedangkan dua orang lainnya berada di kamar mandi.
Polisi pun langsung melakukan pemeriksaan.
Ardian Elga Mardhani yang berasal dari Desa Selomoro, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menjadi otak dari aksi tersebut.
Sehari-hari, Ardian Elga Mardhani bekerja sebagai sopir truk, sementara, sang wanita berinisial SS (23).
Saat ditangkap di sebuah hotel di kawasan Tuban, polisi mendapati pelaku bersama istrinya berhubungan badan dengan dua pria lainnya.
Dalam pemeriksaan itu, juga diketahui kalau pasangan ini sudah 9 kali melakukan tindakan tersebut di berbagai kota.
Dua di antaranya terjadi di Tuban dengan tarif berkisar Rp 1,5 juta hingga sampai Rp 6 juta.
"Pelaku menjual istrinya melalui twitter, menurut pengakuannya tergiur fantasi film dewasa. Mereka kami tangkap di sebuah hotel di Tuban," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono dalam konferensi pers, Jumat (20/3/2020).
Dalam penangkapan tersebut, mereka juga terlihat tidak berkutik.
Perwira menengah itu menjelaskan, dalam pengakuannya pelaku sudah sekitar satu tahun menjual istrinya tersebut.
Fantasi
Dalam pemeriksaan itu, terungkap kalau aksi tak biasa mereka karena alasan ekonomi dan fantasi.
"Alasannya ekonomi, selain itu juga berfantasi karena sering nonton film biru," jelas AKBP Ruruh Wicaksono.
"Pengakuannya bisa mengantongi Rp 4 juta setelah selesai menjual istrinya, itu bersih karena hotel sudah terbayar.
Jualnya via twitter yang dioperasikan pelaku," pungkasnya.
Sementara itu, AEM mengaku menyesal atas perbuatannya yang telah menjual istrinya tersebut.
Dia juga mengungkap, pertama saat istri akan dijual sempat menolak, tapi setelah dilakukan terus akhirnya menerima.
Ditambahkannya, kasus jual istri ini dilakukan atas kesepakatan, jadi tidak sepihak.
"Ini atas dasar bersama, uangnya saya kasihkan ke istri," ucapnya tertunduk malu.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat UU ITE maupun pencabulan atau asusulila, pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, ancaman pidana enam tahun penjara.
Adapun beberapa barang bukti yang diamankan yaitu, dua handphone, sprei, handuk, uang tunai Rp 2 juta, alat kontrasepsi, buku nikah, ATM dan sejumlah barang bukti lainnya.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar