KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Diberi Uang Rp 15.000 Nggak Mau, Maunya Rp 50.000, Pemalak Penuh Tato ini Akhirnya Diringkus Polisi


Pelaku pemalakan sopir truk di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat RN (35) diringkus aparat kepolisian Sabtu (15/2/2020).

Pelaku yang tubuhnya dipenuhi tato itu diringkus polisi setelah aksinya viral 5 Februari 2020 lalu. 

Di video berdurasi 5 detik yang dibagikan akun Facebook Zam Ukim terlihat RN memaksa sopir truk yang melintas agar memberinya uang. 

Dalam video yang dibagikan di grup INFO Muatan Truk Jawa Bali Sumatera itu, RN bahkan menolak diberi uang senilai Rp15 ribu. Ia memaksa sopir memberinya uang senilai Rp50 ribu. 

"Gua maunya Rp50 ribu atau uang lo gua ambil semua," ujar pria itu seperti termuat dalam video. 

Berangkat dari video viral itulah unit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. 

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri menjelaskan RM langsung diringkus ketika tengah memalak sopir truk di Jalan Kapuk Kayu, Cengkareng Sabtu (15/2/2020) pukul 16.00 WIB.

"Kemudian kita berhasil mengamankan tersangka saat sedang melakukan Pungli di Jalan Kapuk Kayu Besar Cengkareng," jelas Khoiri ketika dikonfirmasi Senin (17/2/2020). 

Pelaku diamankan polisi dibawah Pimpinan Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius. 

Ketika diamankan pelaku langsung menggeledah tersangka. Dalam penggeledahan ditemukan sebilah badik yang bergagang dan bersarung kayu di dalam tas selempang warna hitam milik pelaku.

"Pelaku bersama barang bukti kita amankan ke Mapolsek Cengkareng guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk melaporkan kejadian premanisme ke Polisi.

"Kami mengimbau kepada korban untuk segera melapor ke Kepolisian, jangan hanya diviralkan," imbuhnya. 

Pak Ogah Jadi Pemalak

Sebelumnya Kepolisian Metro Jakarta Barat berhasil menangkap tujuh pak ogah yang kerap melakukan pungutan liar kepada sopir truk di pintu Tol Cengkareng, Jakarta Barat.

A (28), HOP (33), B (20), I (24), RK (32), A (42), Y (25) yang diketahui sebagai warga Cengkareng dan Duri Kosambi, dibekuk anggota reskrim saat menjalankan aksinya pada Senin (16/9/2019) siang.

"Iya ini kami sedang di tempat kejadian perkara (TKP), kami kumpulkan semua terlebih dahulu," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius, saat dikonfirmasi.

Ketujuh pak ogah tersebut didapati sedang melakukan pungli. Mereka langsung diamankan polisi beserta barang bukti berupa uang receh Rp 150.000 yang terbagi dalam pecahan Rp 200 hingga Rp 1.000.

 Antonius lantas memerintahkan anggotanya untuk mengamankan pelaku dan membawa mereka ke kantor polisi untuk didata.

"Mengamankan pelaku, lalu membawa ke komando untuk didata. Membina untuk tidak melakukan pemalakan dan terakhir mencari korban pemalakan," kata Antonius.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang pak ogah nekat meminta uang kepada salah satu sopir truk. Bahkan mereka sampai naik sampai sisi luar pintu pengemudi saat meminta uang.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp